KISAH KISAH KEAJAIBAN WALIYULLAH ORANG ISLAM WAJIB TAU NIH

KISAH KISAH KEAJAIBAN WALIYULLAH ORANG ISLAM WAJIB TAU NIH

Assalamualaikum semuanya semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan kepada kita semuanya amin ya robbal alamin beriman kepada hari akhir merupakan sebuah bentuk ketakwaan manusia kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala di dalam keimanan manusia meyakini jika di hari akhir ada dua tempat yang menjadi tujuan umat manusia sesuai dengan amal ibadahnya selama di dunia kedua tempat itu adalah surga dan neraka manusia tidak bisa memilih salah 

satu diantara tempat itu karena hanya Allah subhanahu wa ta'ala yang memiliki kuasa untuk menetapkannya Namun ternyata bukan hanya orang-orang zalim yang akan ditempatkan Allah di neraka bahkan seorang yang ahli ibadah pun bisa dijadikan penghuni neraka oleh Allah lalu Mengapa Allah bisa menempatkan seorang ahli ibadah di neraka berikut kisahnya dahulu ada seorang ahli ibadah bernama Abdul Aziz addabbal Ia merupakan seorang ahli ibadah dan juga seorang ulama besar yang dihormati akan tetapi nama Syekh Abdul Aziz justru tercatat di 

lembaran kitab di Lauhul Mahfudz sebagai salah satu orang yang masuk dalam deretan calon penghuni neraka malaikat yang mengetahui ketetapan Allah itu kemudian meminta izin untuk menemui Syekh Abdul Aziz di bumi atas izin Allah malaikat tersebut kemudian mendatangi Syekh Abdul Aziz untuk melihat kesehariannya agar tidak diketahui maka malaikat tersebut menyamar sebagai seorang musafir sang malaikat kemudian mendatangi rumah Syekh Abdul Aziz dan meminta izin untuk ikut bermalam selama 3 hari 3 malam malaikat tersebut memperhatikan akan keseharian Syekh Abdul Aziz sang malaikat justru melihat Syekh Abdul Aziz tak sekalipun melakukan kesalahan dalam ibadahnya kepada 

KISAH KISAH KEAJAIBAN WALIYULLAH ORANG ISLAM WAJIB TAU NIH

Allah Subhanahu Wa Ta'ala karena sudah puas melihat keseharian saya Abdul Aziz ia kemudian pamit pulang saat berpamitan Syekh Abdul Aziz merasa curiga kalau tamunya bukanlah dari golongan manusia Tuan sebenarnya Tuan ini dari golongan jin atau malaikat karena makanan dan minuman yang saya hidangkan sama sekali tidak Tuan makan mustahil jika manusia tidak makan selama tiga hari tiga malam tanya Syekh Abdul Aziz sang malaikat pun akhirnya mengakui bahwa dirinya adalah dari golongan malaikat mendengar jawaban itu Syekh Abdul Aziz merasa bersyukur karena kehadiran tamu spesial dari Allah subhanahu wa ta'ala ia kemudian bertanya kembali mengenai maksud dan ada kabar apa sehingga sang malaikat berkunjung menemuinya sang malaikat menjawab ada dua kabar 


yang akan aku sampaikan kepadamu satu kabar baik dan satu kabar buruk kabar baiknya adalah tuan adalah seorang ahli ibadah dan kabar buruknya adalah tuan tercatat sebagai penghuni neraka kata sang malaikat memberitahu untuk apa kau ibadah sedemikian tekunnya Kalau akhirnya engkau akan dimasukkan ke dalam neraka tanya sama malaikat wahai malaikat surga dan neraka bukan urusanku aku diciptakan hanya untuk beribadah sebagaimana Allah berfirman Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaku mau aku masuk surga atau neraka Itu haknya Allah ucap Syekh Abdul Aziz mendengar jawaban tersebut malaikat menjadi kagum dengan keikhlasan dan keridhoan Syekh Abdul 


Aziz Ia pun kemudian berpamitan kembali ke Lauhul Mahfudz menghadap Allah Subhanahu Wa Ta'ala Sesampainya di Lauhul Mahfudz Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah merubah ketetapannya sehingga nama Syekh Abdul Aziz masuk dalam Calon Penghuni Surga melihat hal itu sang malaikat kembali menemui Syekh Abdul Aziz wahai Abdul Aziz aku Ada kabar gembira untukmu Baru saja aku melihat namamu oleh Allah dirubah menjadi penghuni surga kata sang malaikat memberitahu alhamdulillah tapi sekali lagi wahai malaikat surga dan neraka bukan urusanku aku beribadah semata-mata untuk mencapai ridho Allah kalau Allah Ridho kepada ku di neraka Maka itulah tujuanku balas Abdul Aziz mendengar itu sama lekat semakin bertambah kagum dengan keikhlasan Syekh Abdul Aziz wahai Abdul Aziz ikhlasmu inilah yang membuat Allah merubah 


namamu menjadi penghuni surga tutur sang malaikat kalau ikhlasku membuatku tercatat sebagai penghuni surga lalu dosa apa yang membuat Allah murka kepadaku sehingga Namaku tercatat sebagai penghuni neraka tanya Syekh Abdul Aziz Masih ingatkah engkau Ketika engkau masih remaja kala itu kamu mendengar suara langkah kaki ibumu menuju kamarmu untuk menyuruhmu pergi ke pasar tapi kamu malah pura-pura masih tertidur padahal saat itu kamu sudah bangun tujuannya supaya kamu tidak disuruh ke pasar ketika ibumu melihatmu masih tidur dia kasihan padamu dan tidak jadi menyuruhmu akhirnya ibumu sendiri yang pergi ke pasar karena perbuatanmu yang membohongi ibumu inilah yang membuat Allah murka kepadamu dan menjadikan namamu sebagai penghuni neraka kata malaikat memberitahu setelah mendapat penjelasan dari malaikat tersebut kemudian Syekh Abdul Aziz beristighfar memohon ampun 


kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala Semenjak itu sisa hidup Syekh Abdul Aziz tidak pernah berceramah kecuali tentang berbakti kepada orang tua setiap tamu yang datang Meminta nasehat Kepada beliau beliau selalu mewanti-wanti supaya senantiasa berbakti kepada orang tua cerita berikutnya dikisahkan ada seorang waliyullah yang di setiap munajatnya mendambakan kelak di surga nanti bertetangga dengan Rasulullah hingga pada suatu ketika saat beliau sedang khusyuk berdzikir beliau bermunajat dalam hatinya adalah makam Muhammad penghulu para nabi dan para rasul semoga aku menjadi tetangga beliau di surga nanti di saat itulah ia dikejutkan oleh bisikan gaib yang menderu di telinganya 


suara gaib itu memberitahu Tentang Seseorang yang hidup di sebuah Kampung dimana orang tersebutlah yang akan menjadi tetangganya di surga nanti sadar mengenai hal itu Abu Yazid langsung bergegas pergi untuk menemui orang yang ia maksud setelah berhari-hari menempuh perjalanan tidak terasa ia sudah menempuh beberapa ratus KM ia berjalan kaki menyusuri panas dan teriknya matahari dan akhirnya sampailah Ia di kampung tujuan di sana Abu Yazid bertanya kepada para warga tentang keberadaan orang yang sedang ia cari namun jawaban yang ia terima sangat mengejutkan dari penampilan tuan tuan sepertinya orang soleh dan Alim tapi kenapa Tuan mencari seorang budak yang fasik dan pemabuk dia itu kerjanya hanya mabuk-mabukan bersama kawan-kawannya di warung jawaban itu serempak ia peroleh dari setiap penduduk setempat yang ditanyakannya Abu Yazid pun tertunduk lesu hatinya campur aduk tubuhnya terbaring lemah akibat Perjalanan yang sangat jauh mungkin saja bisikan gaib yang saya terima berasal dari setan pikir Abu Yazid dalam hati Ia pun 

KISAH KISAH KEAJAIBAN WALIYULLAH ORANG ISLAM WAJIB TAU NIH

memutuskan untuk kembali ke kampung halaman namun hati kecilnya berkata Mengapa aku harus pulang secepat ini padahal aku telah datang jauh-jauh ke sini Bahkan aku belum sempat menemuinya akhirnya tekad untuk pulang dikuburnya dalam-dalam Abu Yazid lalu pergi ke warung untuk menemui orang yang dicarinya Sesampainya di warung di sana ia melihat sekitar 40 orang laki-laki berkumpul sedang minum-minuman keras sementara budak yang dicari tersebut duduk diantara mereka Budak itu terlihat sedang asyik berbincang dan melayani para pemabuk mereka melewati setiap malam hanya dengan menghabiskan minum minuman keras sampai pagi hari begitu pula budak yang ia cari setiap hari sibuk menemani dan melayani para pemabuk melihat keadaan tersebut tekadnya yang tadinya sudah bulat kini kembali mengalami keputusan ternyata benar perkataan orang-orang dia itu budak yang fasik dan pemabuk tidak mungkin dia akan jadi tetanggaku di surga nanti bisikan gaib yang aku terima tempo hari pastilah 


bisikan yang menyesatkan Lebih baik aku segera pergi dari sini ujar Abu Yazid kecewa namun tatkala ia hendak Beranjak Pergi tiba-tiba budak yang dicarinya berteriak memanggil dan menyapanya Hai Abu Yazid Al Bustomi syaikhul Islam Mengapa kau buru-buru pulang Apakah kau tidak mau mampir ke rumahku dulu meskipun hanya sebentar padahal engkau telah jauh-jauh datang kemari dengan bersusah payah bukankah Engkau mencari seseorang yang akan menjadi tetanggamu kelak di surga Kenapa setelah engkau bertemu engkau justru tinggalkan saja tanpa salam seketika Abu Yazid terperanjat mendengar ucapan budak tersebut dalam hati Abu Yazid membatin Bagaimana mungkin dia tahu isi hatiku dan tujuanku Hai Abu Yazid kau tak perlu heran dan kaget kenapa aku bisa tahu isi hati dan tujuanmu ketahuilah wahai Abu Yazid semua itu terjadi atas izin Allah dialah yang telah memberitahu diriku akan maksud kedatanganmu wahai 


Abu Yazid masuklah dan duduklah bersamaku ajak budak tersebut Abu Yazid pun menuruti ajakannya masuk ke dalam rumah dan duduk bersamanya di hati Abu Yazid menyimpan Pertanyaan kenapa budak yang fasik dan pemabuk justru ditunjuk sebagai tetangganya di surga wahai Tuan Sebenarnya apa yang kau lakukan di tempat ini tanya Abu Yazid penasaran dahulu tempat ini ramai sekali didatangi pengunjung sebelumnya mereka berjumlah 80 orang Alhamdulillah satu demi satu dari mereka telah bertobat meninggalkan kebiasaan buruknya saya sendirian di sini yang mengajak mereka untuk bertaubat sembari melayani saya juga menyuapi sedikit nasehat untuk mereka jawab budak tersebut Terus kapan kau akan keluar dari jurang kefasikan ini tanya Abu Yazid kembali mereka Kini Tinggal 40 orang Abu Yazid karena separuh dari mereka sudah bertaubat sekarang kini jadi tugasmu untuk berusaha mengubah dan mencegah keadaan ini 


itulah alasan kenapa engkau disuruh datang ke tempat ini jawab budak tersebut sementara ke-40 orang yang sedang berkumpul minum-minuman keras langsung terkejut begitu mengetahui orang yang datang adalah Syekh Yazid Al Bustomi seorang ulama yang sangat terkenal Mereka pun langsung bertaubat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan fasiknya misi budak tersebut untuk menyadarkan 80 orang telah berhasil ia selesaikan dan ke-80 orang ini akhirnya juga menjadi tetangga Abu Yazid di surga nanti termasuk si budak yang ia cari kisah ini terdapat dalam kitab mawaid Al usrofiyah karya Syekh Muhammad bin Abu Bakar Al usra cerita berikutnya dikisahkan ada seorang raja muda yang hidup bergelimang harta tinggal di istana megah yang berhiaskan emas dan mutiara dia adalah Ibrahim bin Adam setiap kali ia keluar istana selalu dikawal 80 orang prajurit 40 orang berada di depan dan 40 orang berada di belakang semua lengkap dengan bersenjatakan pedang suatu malam ketika Ibrahim sedang 


tertidur lelap di kamar tiba-tiba ia dikejutkan oleh suara langkah kaki dari atas genteng kamarnya seperti seseorang yang hendak mencuri Ibrahim segera menegur orang itu Hei apa yang tengah kamu lakukan di atas sana hardik Ibrahim Saya sedang mencari ontaku yang hilang jawab orang tersebut Apa kamu sudah gila mencari onta di atas genteng gentak Ibrahim bin Adam justru kamu yang gila karena kamu mencari Allah di istana balas orang itu jawaban tersebut membuat Ibrahim tersentak Ia tidak menyangka akan mendapat jawaban seperti itu hatinya mendadak jadi gelisah kedua matanya tidak dapat terpejam matanya terus-menerus menerawang merenungi kebenaran kata-kata itu hingga azan subuh berkumandang Ia tetap terjaga dan tidak bisa memejamkan kedua matanya setelah pagi menjelang Ibrahim terus diliputi oleh kegelisahan dan kini sering duduk menyendiri untuk menepis rasa gelisahnya Ibrahim mengajak 


beberapa pengawal berburu hewan ke hutan belantara Sesampainya di hutan kegelisahan masih saja menghantui dirinya pikirannya mulai kacau tak menentu hingga tanpa disadari kuda tunggangannya yang ia baju sejak tadi telah jauh meninggalkan prajuritnya Ibrahim terpisah dari mereka jauh masuk ke dalam hutan menerobos rimbunya pepohonan tembus kesatu padang rumput yang luas kalau saja ia tidak terjatuh bersama kudanya Mungkin ia tidak berhenti dan ketika ia berusaha bangun tiba-tiba seekor rusa melintas di depannya Ia pun segera bangkit memacu kudanya dengan cepat sambil mengarahkan tombaknya ke tubuh hewan rusa tetapi saat Ibrahim hendak melemparkan tombaknya ia mendengar bisikan keras seolah memanggil dirinya wahai Ibrahim bukan untuk berburu Kamu diciptakan dan bukan kepada hal itu pula kamu diperintahkan 

KISAH KISAH KEAJAIBAN WALIYULLAH ORANG ISLAM WAJIB TAU NIH

mendengar suara tersebut Ibrahim terus berlari mencari Siapakah gerangan orangnya yang telah berkata ia melihat ke arah kiri dan kanan tapi ia tak menjumpai seorang pun Semoga Allah memberikan kutukan kepada iblis ucap Ibrahim lalu dia pacu kembali kudanya namun laki-laki teguran itu datang hingga tiga kali kemudian ia berhenti dan berkata Apakah itu sebuah peringatan darimu Ya Allah telah datang kepadaku sebuah peringatanmu Allah Tuhan semesta alam demi Allah seandainya engkau tidak memberikan perlindungan kepadaku saat ini pada hari-hari yang akan datang aku akan selalu berbuat durhaka kepadamu setelah itu ia menghampiri seorang penggembala kambing yang ada tidak jauh dari tempat tersebut kemudian ia memintanya untuk menukar jubah kebesarannya dengan pakaian lusuh yang dipakai Si Gembala Ia pun berangkat menuju Mekkah untuk mensucikan dirinya sejak saat itulah Ibrahim meninggalkan semua kenikmatan dunia istana yang megah dan kekayaannya yang berlimpah ia 


tinggalkan demi untuk mendapatkan diri kepada Allah setelah berbulan-bulan mengembara Ibrahim tiba di sebuah Kampung bernama Bandar Di sana ia tinggal di sebuah gua ia menyendiri berpikir dan memperbanyak ibadah hingga tidak lama kemudian kesalehan kesuhudan dan kesufiannya mulai dikenal banyak orang banyak masyarakat yang mendatangi dan menawarkan bantuan kepadanya tetapi Ibrahim selalu menolak beberapa tahun kemudian Ia pun meninggalkan kampung Bandar untuk menunaikan ibadah haji di kota Mekkah hampir di setiap kota yang ia singgahi terdapat kisah menarik tentang dirinya terutama tentang keikhlasan dan ketawa doanya pernah suatu ketika saat ia tiba di sebuah Kampung Ibrahim 


kehabisan bekal untungnya ia bertemu dengan saudagar kaya yang membutuhkan penjaga untuk kebun delimanya yang sangat luas Ibrahim pun diterima sebagai penjaga kebun saudagar pemilik kebun itu tidak mengetahui bahwa orang yang dipekerjakannya adalah Ibrahim bin Adam seorang ulama ahli ibadah yang namanya sudah sangat terkenal Ibrahim menjalankan tugasnya dengan baik tanpa mengurangi kegiatan ibadahnya suatu hari saudagar pemilik kebun mendatangi Ibrahim dan minta dipetikkan buah delima Ibrahim segera menuruti perintahnya ia mengambil buah delima yang masih muda dan asam lalu 


buah tersebut diberikannya kepada sang majikan melihat hal itu si saudagar menjadi murka kamu tidak bisa membedakan mana buah delima yang manis dan asam tegur saudagar pemilik kebun maaf tuan Saya sungguh tidak tahu karena saya belum pernah merasakan buah delima yang ada di kebun Tuan jawab Ibrahim pemilik kebun Justru malah menutupi Ibrahim telah berdusta disaat itulah terdengar suara kumandang adzan Ibrahim lantas segera menunaikan salat di kebun itu tapi si pemilik kebun menuduhnya berbuat Riya dengan sholatnya aku belum pernah melihat orang yang lebih Ria dibanding kamu kata pemilik kebun betul tuanku ini baru dosaku yang terlihat yang tidak jauh lebih banyak lagi jawab Ibrahim dengan tenang Ibrahim pun kemudian dipecat dan disuruh pergi 


oleh saudagar pemilik kebun saat ia meninggalkan kebun tersebut Ibrahim tak menyadari bahwa di bajunya terbawa satu buah delima yang masam yang sempat Ia berikan kepada majikannya Di tengah perjalanan ia menjumpai seorang pria sedang sekarat karena kelaparan buah delima yang terbawa di bajunya segera Ia berikan kepada orang sekarat tersebut sementara itu saudagar kaya pemilik kebun mencari Ibrahim karena ia lupa belum memberinya upah selama ia bekerja di kebunnya Setelah sekian lama mencari akhirnya ia berhasil menemukan Ibrahim kemudian memberikan upahnya tapi Ibrahim meminta agar gajinya dipotong karena saat ia pergi tanpa sengaja satu buah delima terbawa di bajunya dan buah delima tersebut sudah Ia berikan kepada orang sekarat yang ia jumpai di jalan kejujuran Ibrahim malah ditanggapi dengan perasaan curiga Apa kamu 


tidak mencuri Selain itu tanya pemilik kebun demi Allah Tuhan jika saya tidak menjumpai orang yang sedang sekarat Aku akan kembali menemui Tuan untuk mengembalikan buah delimanya tegas Ibrahim Setahun kemudian saudagar pemilik kebun mendapat pekerja baru dia kembali meminta kepada si pekerja baru untuk dibekukan buah delima yang manis pekerja baru yang sebagai tukang kebun itu langsung mengambilnya dan memberinya buah yang paling manis saudagar pemilik kebun lantas bercerita kepada tukang kebun barunya itu bahwa ia pernah memiliki tukang kebun yang paling dusta yang pernah ia jumpai Dulu aku pernah punya tukang kebun yang sangat Pendusta dia mengaku katanya tak pernah mencicipi buah delima dan katanya memberi buah delima kepada orang yang kelaparan lalu ia Minta dipotong upahnya untuk buah delima yang ia berikan 


kepada orang kelaparan itu betapa dustanya dia kata saudagar pemilik kebun mendengar cerita dari sang majikan tukang kebun baru itu berkata demi Allah Tuhan Akulah orang yang kelaparan itu dan tukang kebun yang tuan ceritakan itu dulunya seorang raja yang lantas meninggalkan istananya karena Suhud dia adalah Ibrahim bin Adam tuan yang kini menjadi ulama Sufi terkenal mendengar jawaban tersebut sontak membuat si pemilik kebun terkejut jadi dulu tukang kebun yang bekerja padaku adalah Syekh Ibrahim bin Adam tanya si pemilik kebun menyesal tanpa sadar Ia pun meneteskan air mata disebabkan kelalaian dan tuduhannya kepada Syekh Ibrahim bin Adam Ia pun menyesali tindakannya celaka aku telah menyia-nyiakan kekayaan yang tak pernah aku temui singkat cerita sampailah Ibrahim bin Adam di tanah suci Mekkah rupanya kedatangan Ibrahim ini sudah didengar oleh pemimpin Kota Mekah dan para ulama setempat 


Mereka ingin menyambut kedatangannya namun tak seorangpun dari mereka yang mengenali Bagaimana rupa wajah Ibrahim ketika rombongan yang diikuti Ibrahim memasuki Kota Mekah beberapa pengawal utusan penguasa di tugaskan untuk menjemputnya para pengawal ini lalu bertanya kepada Ibrahim Apakah kamu tahu siapa diantara kalian yang bernama Ibrahim bin Adam ulama ahli ibadah yang terkenal itu mereka tidak tahu bahwa yang ditanya adalah Ibrahim bin Adam sendiri namun Ibrahim sengaja menyembunyikan identitasnya ia justru balik bertanya untuk apa kalian menanyakan Si Ahli Bid'ah itu mendapat jawaban yang tidak sopan tersebut para pengawal lantas memukul Ibrahim dan 

KISAH KISAH KEAJAIBAN WALIYULLAH ORANG ISLAM WAJIB TAU NIH

menyeretnya menghadap pemimpin Mekkah saat diintrogasi jawaban yang keluar dari mulutnya tetap sama untuk apa kalian menanyakan Si Ahli Bid'ah itu Ibrahim pun disiksa karena dianggap menghina seorang ulama Agung tetapi dalam hatinya Ibrahim bersyukur karena telah diperlakukan sedemikian wahai Ibrahim Dulu waktu kamu berkuasa kamu memperlakukan orang seperti ini sekarang rasakanlah olehmu tangan-tangan penguasa Ini kata Ibrahim dalam hati sampai di sini dulu perjumpaan kita Semoga anda terhibur wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Admin Saya adalah individu yang selalu berusaha untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan hobi saya. Saya percaya bahwa mengembangkan keterampilan dalam berbagai bidang akan memberikan saya perspektif yang lebih luas dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih kreatif.

Posting Komentar untuk "KISAH KISAH KEAJAIBAN WALIYULLAH ORANG ISLAM WAJIB TAU NIH"